Cara Mengawinkan Ikan Cupang Yang Mudah Diterapkan

Cara Mengawinkan Ikan Cupang Yang Mudah Diterapkan – Ikan Cupang menjadi salah satu ikan hias yang digemari banyak orang di Indonesia. Dengan keindahannya yang begitu menawan, sudah banyak yang membudidayakan ikan hias ini. Namun, sebagian orang yang memeliharanya tidak mengerti cara mengawinkan ikan cupang. Padahal, caranya sangat mudah untuk dipraktekkan di rumah. Untuk lebih lanjut, yuk intip ulasan berikut ini!

Tips Jitu yang Bisa Diterapkan Untuk Mengawinkan Cupang

1. Menyiapkan Ikan Cupang

Sebelum memulai untuk mengawinkan ikan hias ini, hal pertama yang harus Anda lakukan yaitu seleksi. Anda perlu memilih ikan cupang yang berusia setidaknya 6 bulan keatas atau yang sudah siap kawin. Tips berikutnya, pilihlah ukuran ikan cupang yang hampir sama atau ikan cupang jantan lebih besar daripada ikan cupang betina, tanpa cedera, dan warna yang cerah.

Kedua ikan yang akan dikawinkan juga harus memiliki insang yang baik tanpa adanya pembengkakan. Hal ini penting untuk diperhatikan agar ikan cupang nantinya tidak sakit sakitan. Selain itu, kenali tanda tanda ikan cupang yang sudah siap kawin. Salah satu tandanya yaitu terdapat gelembung udara pada wadah cupang jantan dan betina memiliki bintik putih di perutnya.

2. Menyiapkan Media Untuk Mengawinkan Ikan Cupang

Cara mengawinkan ikan cupang selanjutnya, siapkan wadah yang agak luas agar ikan cupang lebih leluasa ketika berada di media tersebut. Media bisa berupa baskom dengan ukuran 30 x 50cm, persiapkan juga tutup wadah bisa menggunakan kardus. Anda perlu memperhatikan kondisi wadah yang disiapkan agar ikan cupang tidak gagal kawin karena tidak suka melihatnya. Selain itu, Anda juga tidak boleh mengganti airnya terlebih dahulu ketika ikan bertelur.

3. Menggunakan Air Bersih / Air Endapan

Tips berikutnya yang harus Anda terapkan yaitu dengan menggunakan air bersih. Sebagai saran, Anda bisa mengisi wadah dengan air yang telah biarkan / diendapkan selama satu hari dengan kedalaman 10 hingga 15 cm. Hal ini bertujuan agar air di dasar wadah temperaturnya tidak terlalu dingin. Suhu ideal yang dibutuhkan antara 21 sampai dengan 31 derajat celcius.

Untuk pemijahan, suhu terbaik yang harus dijaga yaitu 25 derajat celcius. Dengan begitu, akan memudahkan ikan cupang jantan merawat telur secara mudah. Cara mengawinkan ikan cupang selanjutnya yaitu perkenalkan ikan cupang satu sama lain dengan menaruhnya di wadah berlawanan agar terbiasa. Jika tidak menunjukkan agresivitas, maka ikan cupang tertarik satu sama lain.

4. Amati Perilaku Ikan Cupang

Jika sudah menyiapkan media yang tepat, maka langkah berikutnya Anda harus bisa mengamati perilakunya. Jika ikan cupang tertarik satu sama lain, biasanya cupang jantan akan berenang dengan memamerkan siripnya. Sedangkan cupang betina akan menunjukkan garis vertikal pada perutnya yang sedikit kembung.

Saat sudah siap kawin, maka ikan cupang jantan akan menunjukkan tanda dengan membangun sarang gelembung. Hal ini akan berbeda pada cupang betina karena akan terlihat kembung pada bagian perutnya. Jika Anda melihat tanda tanda tersebut pada keduanya, maka menandakan ikan cupang siap melewati tahapan pengawinan.

5. Memisahkan Pemisah

Ketika cupang jantan dan betina bersama dalam satu wadah, maka Anda perlu mengawasinya. Cara mengawinkan ikan cupang ini sangat perlu diperhatikan, sebab cupang jantan biasanya akan mengejar betina dengan menggigit siripnya. Hal ini tidak masalah selama masih dalam tahap wajar. Biasanya hal ini terjadi hingga cupang betina berhenti mengeluarkan telur.

Berapa Lama Waktu untuk Pemijahan Ikan Cupang

Nah yang sering ditanyakan berapa lama waktu untuk pemijahan, mulai dari tahap perkenalan, penyatuan, bertelur, terus menetas. Berikut perkiraaan waktu tahap-tahap pemijaan ikan cupang:

Proses Perkenalan Ikan Cupang

Sebelum dijadikan satu lebih baik dilakukan perenalan antara ikan cupang jantan dan betina, tujuannya untuk mengurangi agresifitas ikan cupang. Caranya masukan jantan ke dalam baskom terlebih dahulu, kemudian masukan cupang betina besama dengan wadahnya (soliter/botol aqua). Pada proses perkenalan ini biasanya kurang lebih 1/2 hari.

Jika jantan sudah membuat sarang gelembung segera satukan ikan betinanya dengan jantan.

Proses Kawin dan Bertelur Ikan Cupang

Setelah disatukan kemudian tutup wadah pemijahan agar ikan merasa aman, saat kawin dan bertelur iakn cupang maksimal 3 hari setelah dilakukan penyatuan. Selalu cek tiap hari, namun jangan terlalu sering cukup sehari dua kali pagi dan sore. Jika ikan cupang sudah bertelur segera angkat ikan betinanya, agar cupang betina tidak memakan telurnya. Telur ikan cupang bisa dilihat pada gelmembung ada titik putih.

Namun, setelah 3 hari belum ada telur bisa dipastikan bahwa pemijahan ikan cupang gagal. Anda bisa memulai lagi dari awal dengan ,engganti ikan cupang jantan.

Proses Penetasan Telur Ikan Cupang

Penetasan ikan cupang maksimal 3 hari, biasanya 2 hari sudah menetas semua. Jika lebih dari 3 hari namun belum menetas bisa jadi gagal dalam pemijahan ikan cupang

Perawatan Burayak Ikan Cupang

Setelah menetas, burayak tidak perlu diberi makan selama 4 hari, pada hari kelima bisa deberi makan kutir air yang sudah disaring atau artemia tetas. Setelah burayak umur 3 minggu keatas baru bisa dipindahkan ke bak / kolam pembesaran.

Peralatan Pijah atau Breeding Ikan Cupang

Berikut peralatan untuk pemijahan ikan cupang