Cara Mengobati Penyakit Goham, Gom, Canker Pada Burung Merpati

Cara Mengobati Penyakit Goham, Gom, Canker Pada Burung Merpati – Burung merpati salah satu burung yang banyak dipelihara baik itu sebagai merpati hias, merpati konsumsi ataupun merpati balap. Di Indonesia burung merpati juga biasa disebut burung dara populer sebagai burung balap, masyarakat biasa menyebutnya merpati kolongan. Banyak merpati balap yang terkenal karena memenangkan banyak lomba balap merpati kolong, harga jual para merpati juara ini bisa sampai milyaran rupiah loh.

Tertarik memelihara burung merpati? sebelumnya kenalilah beberapa penyakit yang menyerang burung merpati, kali ini membahas penyakit goham, gom, canker yang biasa menyerang burung merpati.

cara ternak burung merpati
piyikan burung merpati

Penyebab Penyakit Goham, Gom, Canker Pada Merpati

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri lebih tepatnya Protozoa Trichomoniasis yang senang hidup di tempat lembab, nah biasanya kandang merpati menjadi lembab karena feses dari burung merpati itu sendiri apalagi ditambah musim hujan, kandang biasanya menjadi lembab jika tidak rajin dibersihkan. Kandang yang lembab merupakan tempat yang disukai oleh bakteri ini.

Penyakit goham, gom, dan canker ini biasanya menyerang burung merpati yang masih kecil / piyikan. Burung merpati piyikan karena masih kecil daya tahan tubuhnya lebih lemah daripada burung merpati dewasa, apalagi burung piyikan ini belum bisa terbang, dan selalu berada dalam kandang, sehingga lebih rentan terserang bakteri / protozoa ini.

Gejala  Penyakit Goham, Gom, Canker Pada Burung Merpati

Kenali gejala-gejala penyakit ini jika menyerang merpati, semakin cepat mengetahui penyakit ini, semakin besar juga peluang untuk sembuh. Berikut gejala penyakit ini:

  • Nafsu makan burung merpati turun / bahkan tidak mau makan sama sekali
  • Bulu menjadi kusam, kemudian bulu pada kepala dan dekat paruh terangkat
  • Karena makan berkurang / tidak mau makan sama sekali burung menjadi kurus
  • Kotoran (feses) cair atau berlendir
  • Terdapat gumpalan seperti keju di mulut ataupun tenggorokan burung merpati
  • Mulut berbau amis dan berlendir

Jika gejala-gejala itu ada dalam merpati, kemungkinan besar burung merpati terkena penyakit goham, gom, dan canker. Selanjutnya bisa langsung diobati.

Cara Mengobati Penyakit Goham, Gom, Canker Pada Burung Merpati

Karena penyakit ini berasal dari bakteri atau bakteria, otomatis pengobatannya menggunakan anti bakteria / protozoa. Anti biotik untuk membunuh Protozoa Trichomoniasis antara lain bisa menggunakan Metronidazole, Ronidazole, Flagy.

  1. Berikan Antibiotik (bisa menggunakan merk bebas, misal : Metronidazole, Ronidazole, Flagy)
  2. Untuk dosis penggunakan bisa baca petunjuk penggunakan dalam kemasan atau biasanya dosis antibiotik ini maksimal 50mg/hari/ekor burung.
  3. Lakukan selama 10 hari secara beturut-turut
  4. Berikan air minum bersih kalau bisa air minum yang sudah direbus dahulu
  5. Jemur burung merpati pada pagi hari agar cepat fit

Biasanya pada burung yang masih piyikan agak susah memberikan antibiotik ini, caranya adalah dengan dispet, atau memasukan ke dalam mulut burung dengan bantuan alat suntik, tanpa jarum, dengan cara ini memudahkan memberikan antibiotik pada burung.

Karena bakteri / protozoa ini senang hidup di tempat yang lembap, sebagai pencegahan agar burung merpati tidak terserang penyakit ini adalah dengan membersikan kandang burung merpati secara rutin minimal 3 hari sekali. Pada saat musim hujan sebaiknya kandang dibersihkan setiap hari. Jika perlu bersihkan kandang dengan cairan disinfektan juga untuk mematikan bakter / protozoa ini. Untuk burung piyikan yang paling rentan terkena penyakit ini lebih baiknya diberi vitamin agar kekebalan tubuhnya baik.

Semoga dengan mengetaui penyebab, gejala dan cara mengobati penyakit goham, gom, dan canker pada burung merpati, budidaya merpati bisa sukses. Salam merpati kolongan.