Cara Ternak Ayam Kampung Yudistira Skala Rumahan

Cara Ternak Ayam Kampung Yudistira Skala Rumahan – Analisa keuntungan kalau mempunyai ayam kampung 24 ekor dengan komposisi 20 ayam kampung betina dan 4 ayam kampung jantan. Berapa sih keuntungan kita kalau kita memelihara indukan ayam kampung yang super ya ingat-ingat indukan ayam kampung super bukan bukan ayam kampung biasa. Karena ayam kampung biasa, indukan akan mengerami telurnya selama 21 hari, nah jeda ini yang bisa dimaksimalkan dengan ayam kampung yudistira yang bisa bertelur setiap hari tanpa proses mengerami terlutnya.

Kelebihan Ayam Kampung Yudistira

Ayam Kampung Yudistira
Ayam Kampung Yudistira

Jadi pergunakan indukan ayam kampung Yudistira, indukan ayam kampung Yudistira adalah ayam kampung jenis baru yang diciptakan oleh seorang breeder asal Bogor namanya Bang Erlan. Kelebihan yang dimiliki ayam kampung jenis ini adalah pada saat umur indukan ayam kampung yudistira ini berumur 5 bulan, bisa menghasilkan terlur 70% – 75% bahkan bisa mencapai 95%. Dari 20 ekor indukan ayam kampung yudistira bisa menghasilkan 16 butir telur per hari. Jumlah prokdutifitas yang cukup lumayan banyak.

Analisa Keuntungan Ternak Ayam Kampung Yudistira

Analisa keuntungan ternak ayam kampung yudistira skala rumahan yaitu sekitar 20 indukan saja. Untuk biaya pahan perhari, dengan 20 ayam kampung betina ditambah 4 ayam kampung jantan totalnya ada 24 ekor, untuk 1 ekor ayam memerkukan pakan 80 gram perhari, jadi dikalikan saja 24 x 80 gram = 1920 gram atau 1,9 kg per hari. Selanjutnya kalikan 7 hari jadi 1,9 kg x 7 = 13,3 kg untuk kebutuhan pakan selama seminggu. Harga pakan ayam petelr 1 kg nya Rp. 6000, untuk ongkos pakan seminggu Rp. 6000 x 13,3 = Rp. 79.800 bulatkan saja menjadi Rp. 80.000,- ongkos pakan yang diperlukan selama seminggu.

Untuk hasil terlur, 20 ayam kampung betina jenis yudistira selama sehari dapat menghasilkan hingga 16 butir telur, berarti dalam satu minggu perhitungannya 16 butir x 7 = 112 butir terlur / minggu. 112 butir telur dimasukan kedalam inkubator dan telur akan menetas dalam 21 hari. Untuk anakan ayam kampung yudistira bisa dijual dengan harga Rp. 8.000,- s/d Rp. 8.500,- jadi kalau dari 112 butir telur tadi menetas 100 ekor anak ayam kampung yudistira akan menghasilkan Rp. 800.000,- s/d Rp. 850.000,- terus untuk ongkos pakan seminggu adalah Rp. 80.000,- berarti keuntungan masih Rp. 720.000,- s/d Rp. 770.000,-. Dalam sebulan berarti Rp. 720.000,- s/d Rp. 770.000,- dikalikan 4, yaitu sebesar Rp. 2.880.000,- s/d Rp. 3.080.000,- pendapatan bersih 1 bulan dari menjual anakan ayam kampung yudistira.

Bagaimana Kalau Dibesarkan Sendiri?

Karena ini ayam kampung yudistira untuk usia 50 hari bobotnya bisa mencapai 1,3 kg – 1,5 kg. Keuntungan yang didapat dari 100 ekor anakan tadi bisa mencapai Rp. 1.200.000,- s/d Rp. 1.500.000,- dari 100 ekor anakan ayam kampung yudistira. Jika sebulan berhasil menetaskan 400 ekor anak ayam yudistira ini dan dipelihara semua maka keuntungan bisa mencapai Rp. 4.800.000,- s/d Rp. 6.000.000,- . Hasil yang lumayan banyak dari beternak ayam kapung yudistira ini.

Jika terkendala lahan maka bisa menggunakan sistem rotasi, bisa menjualnya berupa terlur ayam. jika ada permintaan untuk bibit ayam yudistira baru tetaskan terlurnya dan untuk pembesaran mungkin 100 ekor cukup, besarkan selama 50 hari kemudian dipanen, terus isi lagi dengan bibit ayam yudistira baru. Dengan demikian akan memperoleh hasil yang maksimal dengan lahan yang terbatas atau ternak ayam kampung yudistira skala rumahan. Intinya bagaimana mengelola lahan yang dipunyai agar keuntungan yang didapatkan bisa maksimal.

Ternak ayam kampung yudistira untuk prospek kedepannya sangatlah menguntungkan, karena ayam ini bertelur tiap hari dan untuk pertumbuhannya juga cepat, dalam 50 hari bisa mencapai bobot 1,5 kg. Apalagi kebutuhan daging ayam meningkat. Ayo menjadi peternak milenial.

Gambar Gravatar
Hanya penghobi ternak. Ternak blog, ternak aplikasi, ternak cupang, ternak kelinci dan menyukai bercocok tanam juga.