Penyakit Kembung Pada Kelinci, Penyebab, Gejala dan Cara Menyembuhkan

Penyakit Kembung Pada Kelinci, Penyebab, Gejala dan Cara Menyembuhkan – Memelihara atau ternak kelinci termasuk gampang-gampang susah. Pakan dan kebersihan kandang merupakan hal yang penting dalam memelihara ataupun ternak kelinci, jika kurang diperhatikan akan timbul penyakit pada kelinci yang bisa menyebabkan kematian pada kelinci.

Umur Kelinci Jantan dan Betina Yang Siap Kawin
Umur Kelinci Jantan dan Betina Yang Siap Kawin

Salah satu penyakit yang cukup dijumpai pada kelinci adalah penyakit kembung. Kembung merupakan salah satu penyakit yang cukup dikhawatirkan oleh peternak karena sulitnya diagnosa dan pemberian obat yang tepat. Penyakit kembung pada kelinci memiliki prosentase kematian yang tinggi, sehingga lebih baik mencegah penyakit ini. Pakan dan kebersihan kandang kelinci menjadi faktor utama dari penyakit ini. Kenali penyebab, gejala dan cara menyembuhkan penyakit kembung pada kelinci berikut ini.

Penyebab Kembung Pada Kelinci

Penting mengetahui penyebab kembung pada kelinci agar bisa mencegah penyakit ini menyerang, berikut beberapa penyebab yang bisa ditekan agar kelinci sehat tidak terserang penyakit kembung

  1. Kelinci tidak dapat muntah
    Perut kelinci tidak terlalu elastis. Selain itu, terdapat suatu katup proximal (sisi atas) yang berkembang dalam perut. Katup ini berfungsi untuk mencegah kelinci muntah sehingga seluruh cairan maupun air liur (saliva) kelinci tertahan dalam perut. Hal ini mengakibatkan terjadinya pelebaran dinding perut. Cairan juga terfermentasi yang akhirnya menghasilkan gas terlalu banyak.
  2. Pakan kurang serat dan terlalu tinggi karbohidrat.
    Contoh pakan tinggi karbohidrat: wortel, kangkung, dan selada. Bukan berarti tidak diperbolehkan memberikan pakan ini, hanya dikurangi saja porsinya dan cukup digunakan sebagai pakan tambahan bukan pakan utama.
  3. Terlalu banyak minum
    Pastikan mengganti air minum kelinci tiap hari untuk menjaga kebersihannya, dan akan lebih baik jika menggunakan air yang sudah matang (direbus)
  4. Perubahan cuaca yang cukup ekstrim
    Pada musim penghujan biasanya banyak peternak kelinci yang mengeluhkan banyak kelincinya yang mati, hal ini mungkin kelincin tersebut terserang kembung, akan lebih baik jika memelihara atau beternak kelinci pada ruangan. Atapun jika kandang berada di luar ruangan pastikan pada malam hari atapun hujan kandang kelinci tertutup terpal.
cara ternak kelinci yang benar
Ternak Kelinci

Gejala Kembung Pada Kelinci

Perhatikan gejala-gejala berikut untuk mengetahui kembung pada kelinci, semakin cepat diketahui semakin cepat pula menanganinya

  • Dinding rongga perut kelinci terlihat membesar dan konsistensi keras apabila diraba;
  • Nafsu makan berkurang berkurang;
  • Kotoran (feses) kelinci sedikit atau tidak seperti biasanya;
  • Bentuk kotoran (feses) tampak agak lembek;
  • Coba raba pada bagian telinga dan perut, akan terasa lebih dingin;
  • Kelinci tampak agak membungkuk dan sering menggertakkan gigi. Hal ini dikarenakan kelinci merasa nyeri di seluruh tubuh;
  • Kelinci menyendiri, mata sayu;
  • Kelinci lemas dan kurang bergerak

Cara Menyembuhkan Kembung Pada Kelinci

Setelah tahu bahwa kelinci terkena kembung, segera lakukan langkah berikut untuk melakukan penanganan atau menyembuhkan kembung pada kelinci

  • Mengubah pola makan dan minum kelinci
    Bagi pemilik yang masih memberi pakan berupa rumput segar, bisa segera menggantinya dengan hay. Disamping itu, Rumput Timothy (Phleum pratense) merupakan salah satu jenis rumput yang dapat diberikan ketika kelinci mengalami kembung. Kontraksi lebih lanjut pada kelinci dapat dikurangi dengan konsumsi rumput tersebut.
  • Memijat perut kelinci
    Posisikan kelinci berada di atas pangkuan. Kemudian, pijat mulai dari arah perut bagian atas ke arah anus. Pemijatan dilakukan secara perlahan dan pastikan kelinci tidak merasa kesakitan.
  • Memberikan kompres air hangat pada bagian perut kelinci
    Tindakan ini diharapkan mampu membantu perut kelinci merasa lebih hangat dan nyaman
  • Memberikan obat tradisional
    Contoh obat herbal yang dapat diberikan adalah pepaya, daun pisang, jahe, temulawak, dan kunyit. Beberapa peternak menggunakan bahan berupa kunyit (sekitar dua ruas jari), garam (secukupnya), dan air hangat (bisa juga ditambahkan jahe merah dan gula merah). Langkah pertama adalah membersihkan bagian luar dari kunyit. Kemudian, haluskan kunyit dengan cara diparut atau ditumbuk. Kunyit yang sudah halus dapat dicampurkan dengan air hangat, lalu disaring ke dalam wadah. Air kunyit hasil penyaringan dicampurkan dengan garam secukupnya. Jamu siap diberikan ke kelinci dengan cara diminumkan.
  • Memberikan vitamin dan minuman berupa air gula dan/atau madu
    Tindakan ini dilakukan untuk menambah stamina kelinci.

Itulah beberapa usaha untuk penanganan cara menyembuhkan kelinci kembung, walaupun pada kenyataanya prosentase kematian pada kelinci yang terkena kembung cukuplah tinggi.

Dengan mengetahui penyebab, gejala dan cara menyembuhkan kembung pada kelinci diharapkan kelinci tetap sehat dan prosentase kematian kelinci akibat penyakit kembung bisa berkurang. Salam telinga panjang.