Tahapan Lengkap Panen Lele dan Tanaman Aquaponik

Bagi Anda yang saat ini memiliki hobi untuk berkebun sekaligus memelihara ikan jenis lele sekaligus membudidayakan tanaman, maka ada cara yang cukup mudah. Salah satu cara tersebut adalah panen lele dan tanaman aquaponik di halaman rumah yang saat ini mungkin dibiarkan kosong. Nah dari pada kosong bukankah lebih baik digunakan untuk hal berguna?

Tahapan Lengkap Tips Panen Lele dan Tanaman Aquaponik

Hal ini tentunya akan terasa sangat menyenangkan sebab selain bisa memberikan kepuasan tersendiri Anda juga memperoleh keuntungan dari hasilnya. Berikut ini adalah beberapa penjelas mengenai aquaponik ikan lele;

1. Tahap 1

Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah Anda harus mempersiapkan kolam untuk ikan lele peliharaan. Dalam membuat kolam Anda pun dapat memakai banyak material seperti terpal maupun beton. Namun agar lebih hemat maka bisa memakai bahan terpal saja. Lagipula ini akan jadi uji coba pertama.

Jika sudah menyiapkan terpal langkah berikutnya dari panen lele dan tanaman aquaponik adalah membuat kolam dari terpal disesuaikan dengan luas tanah Anda. Jika ukuran yang dipilih 2×4 meter maka nantinya kolam bisa menampung ikan lele sekitar 3.000 ekor.

2. Tahap 2

Dalam proses pembuatan ini maka Anda bisa menggunakan sistem jenis DFT. DFT sendiri merupakan sistem Deep Flow Technique yakni teknik untuk instalasi hidroponik yang mana memakai prinsip menaruh akar dari tanaman ke media yang akan dialiri oleh air dengan kedalaman 3 hingga 4 cm dari pada permukaan.

Penerapan dari sistem ini akan membutuhkan pipa paralon maupun bambu yang akan dijadikan sebagai netpot atau tempat tanam. Nantinya Anda bisa menaruh tanaman di netpot yang berisi pecahan genting, batu ataupun arang. Dan di bagian atasnya lagi akan ditambah serabut kelapa.

Tahap 3

Tahap ketiga dari panek lele dan tanaman aquaponik adalah menentukan jenis tanaman yang hendak dirawat. Beberapa jenis tanaman yang cocok untuk sistem ini diantaranya seperti sawi, slada, kangkung, seledri, dan tomat. Anda pun bisa memilih sendiri sesuai dengan kebutuhan dan selera.

Misalkan Anda memakai kangkung, maka langkah berikutnya adalah menyemai kangkung dulu. Gunakan satu lembar kapas basah dalam tahap ini. Supaya bisa menjaga tidak tenggelam saat proses semai maka sebaiknya tunggu hingga benih bertunas serta tumbuh akar di kapas basah tadi.

Tahap berikutnya adalah memindahkan bibit ke not pet. Agar akar bisa tetap kuat Anda bisa memindahkan kangkung bersama dengan kapas. Di dalam satu lubang Anda bisa memasukkan tiga hingga lima bibit tanaman kangkung.

Tahap 4

Langkah terakhir dalam panek lele dan tanaman aquaponik adalah penyinaran. Kolam dari aquaponik lele nantinya akan terkendala jika tidak memperoleh asupan sinar matahari yang cukup dengan begitu maka berpengaruh juga ke pada tanaman. Tanaman tidak memperoleh nutrisi cukup dari kolam.

Oleh sebab itu, buat kolam di sebelah rumah yang bisa tersinari matahari. Namun apabila terlanjur Anda bisa memanfaatkan lampu UV sebagai salah satu solusinya. Bagaimana cukup mudah bukan sistem ini dilakukan di rumah?

Kini, Anda bisa memperoleh penghasilan tambahan di rumah dengan panen lele dan tanaman aquaponik. Selain mengasah hobi Anda akan memperoleh keuntungan ganda dari penjualan hasil sayur dan ikan. Jika hasil kolam Anda bagus maka bukan tidak mungkin orang juga akan beli di tempat Anda. Beberapa tahap di atas bisa Anda jadikan alternatif tips pendukung.