Tips dan Cara Menanam Bawang Merah dari Biji Agar Panen Melimpah

Bawang merah merupakan salah satu bumbu dapur yang paling sering digunakan dalam segala jenis masakan. Benar saja, peran bawang merah ini cukup besar dalam menambah kelezatan makanan. Bagi Anda yang suka bertani, bisa juga loh menanam bawah merah ini sendiri. Anda dapat memanfaatkan bijinya secara langsung untuk budidaya bawang merah ini.

Menanam Bawang Merah dari Biji Agar Panen Melimpah

Tips dan Cara Menanam Bawang Merah dari Biji Panen Melimpah

Sebelum melakukannya, Anda perlu mempelajari hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil panen yang baik dan memuaskan. Langsung saja, berikut tips dan cara menanam bawang merah dari biji yang mudah, praktis dengan hasil melimpah;

1. Ketahui Syarat Tumbuh Utama Bawang Merah

Hal pertama yang penting untuk Anda tahu adalah syarat tumbuhnya bawang merah itu sendiri. Biasanya budidaya bawang merah dilakukan di lahan bekas sawah. Bawang merah ini sebenarnya memiliki kemampuan adaptasi yang cukup baik. Bisa ditanam di dataran rendah, lahan kering maupun di dataran kering.

Sebaiknya, tanam bawang merah ini di tanah dengan ketinggian 0-800 meter di atas permukaan air laut. Tempatkan juga pada daerah yang mudah terkena sinar matahari minimal 12 jam dalam sehari. Peran cahaya matahari sangat besar dalam mendukung tumbuh kembang bawang merah ini.

Jangan lupa perhatikan keadaan tanah tempat Anda menanam. Tanamlah bawang merah di tanah yang gembur dan memiliki kadar pH 7. Pada masa awal pertumbuhan, bawang merah ini membutuhkan asupan makanan yang cukup banyak.

2. Memilih Bibit Unggul

Jika syarat utama sudah mampu Anda penuhi, cara menanam bawang merah dari biji selanjutnya adalah memilih bibit atau benih terbaik. Kualitas benih yang digunakan sangat menentukan terhadap hasil panen Anda nantinya. Benih bawang merah sendiri beragam jenisnya, ada benih lokal dan ada juga benih impor hibrida. Benih bawang merah yang baik minimal sudah mengalami masa penyimpanan sedikitnya 2 hingga 3 bulan.

Jika biji atau benih yang Anda pilih merupakan benih yang baik dan berkualitas, kesempatan untuk mendapatkan hasil panen yang berlimpah dan berkualitas juga semakin besar. Sebaliknya, jika benih atau bibit yang Anda gunakan berkualitas buruk, maka hasilnya pun tidak akan sebaik bibit unggul.

3. Pengolahan Lahan

Langkah ketiga cara menanam bawang merah dari biji masuk dalam tahap pengolahan lahan atau tanah yang akan digunakan untuk menanam bawang merah. Lahan tanah yang akan digunakan untuk menanam bawang merah ini dibuat seperti gundukan-gundukan, dengan ukuran lebar 1 meter atau disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk jarak tanam sendiri adalah 20 x 20 cm untuk mendapatkan hasil terbaik.

4. Ukur Tingkat pH

Selanjutnya Anda juga perlu mengukur tingkat pH yang dimiliki pada lahan tersebut. Anda bisa menggunakan alat pengukur pH tanah yang bisa dibeli di toko-toko pertanian maupun toko online. Jika hasil pengukuran pH menunjukkan hasil kurang dari 6 maka Anda perlu menambahkan kapur tanah atau dolomit. Taburkan kapur tanah ini pada gundukan tanah yang telah dibuat secara merata.

5. Pupuk Sebelum Tanam

Langkah cara menanam bawang merah dari biji selanjutnya adalah memberikan pupuk pada lubang tanam. Anda bisa menggunakan pupuk kandang atau pupuk kimia. Taburkan secara merata pada tanah. Fungsi dari pemberian pupuk ini adalah untuk menguraikan makanan dalam tanah yang akan diserap tanaman nantinya.

6. Penanaman

Langkah terakhir cara menanam bawang merah dari biji adalah proses penanaman. Lakukan dengan baik dan benar. Jangan lupa untuk memberikan perawatan dengan baik sampai proses pemanenan.

Itulah tips dan cara menanam bawang merah dari biji yang perlu Anda tahu sebelum melakukan budidaya bawang merah. Dengan langkah dan proses yang benar akan menghasilkan panen yang memuaskan. Semoga bermanfaat.